“Sang Pecandu dan Sang Perindu”

  • Whatsapp

Perasaan ini semakin tak menentu, sesaat setelah kamu yg dulunya membuatku luluh tapi sekarang malah membuatku runtuh.
Kau adalah alasan bahkan sekaligus orang yg mampu mematahkan logikaku, dan kini otakku didominasi oleh perasaanku yg perlahan membeku.

Seperti sebuah koin yg mempunyai dua sisi, saling mengisi namun tak pernah berdiskusi, atau hanya sekedar berbalas diksi.
Jika saja bisa bertukar sisi, mungkin aku akan lebih memahami kenapa kita harus saling membenci.

Bacaan Lainnya

banner 728x90

Tanyaku pada malam tak pernah mendapat jawab, atau pada bekas api yg telah padam, tetap saja senyap.
Salahku hanya tak pernah tau mengapa rasamu bisa berubah gelap hanya karena sebuah apel yg diberikan seseorang yg membuatmu tertidur lelap.
Jika menciummu bisa membangunkanmu, pasti tak akan kulakukan, karena ini bukan sebuah kisah dongeng klasik, se klasik alunan piano sang Ludwig.

Kau tau..? Akulah sang maha benar di dalam cermin lemariku, yg telah kupecahkan dengan sebuah batu di genggamanku.

Entahlah, aku ingin bertahan dan memperbaiki kisah ini tapi enggan memulainya lagi, aku takut teman lamaku memintaku untuk menjamunya makan malam di rumah.
Kau masih ingat kan dengan teman lamaku yg sempat aku kenalkan padamu? Yang sering mbuatmu kesal, dia bahkan sering membuat lidahmu berbelit saat mengeja namanya, si Ego.

Kini, aku memilih untuk melangkah tanpa arah mengikuti sang Pasrah.
Jika boleh kukenalkan padamu, dia adalah teman baruku yg kini menunjukan padaku cara menikmati hidup tanpa keluh kesah. Sudahlah, aku tak ingin melanjutkan ucapanku dengan diksi dengan rima monotone untuk melanjutkan kata keluh kesah menjadi resah, desa, sampai sampah.
Aku ikuti saja sampai mana sang Pasrah membawaku, tak peduli kemana arah yg akan di tuju.
Tanpa harus mengemis dihadapmu yg tak mampu menerima kekuranganku, dan memilih sandaran baru.
Terimakasih untukmu yg sudah bersedia menuliskan namamu di buku tamu rumahku, wahai sang Pecandu.

Jambi, 4 Juli 2020
Hamba Allah

Editor : Slamet Setya Budi
Copyright : Basingbe.com

Ingin karyamu dipublis di Basingbe.com hubungi tim redaksi DISINI

banner 728x90

Pos terkait

banner 72890

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *