Trend Teknologi Buatan Di Tahun 2020

  • Whatsapp
Teknologi buatan berdampak pada kehidupan

Foto : Brian McGowan/Unsplash

BASINGBE.com – Saat dunia melihat perubahan transformasional dalam perkembangan teknologi, dimana kedepannya akan berdampak pada kehidupan kita. Perkembangan dunia saat ini begitu cepat, inilah deretan perkembangan tren tekhnologi dimasa yang akan datang sebagaimana dilansir dari situs Venturebeat.com.

Read More

Tren 1: Momen terobosan kecerdasan buatan (AI)

Dalam pembuatan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan akan berdampak pada kehidupan sehari-hari. Hal ini didasari oleh kemunculan perangkat canggih seperti Alexa, Siri, dan Google Assistant. Pada tahun 2020, pengenalan AI akan mengalami perkembangan pesat meskipun terjadinya wabah Pandemi COVID19.

Startup A.S. Vicarious, Kindred, dan Osaro paling menonjol dalam penggunakan teknologi AI untuk manufaktur. Teknologi Kindred digunakan untuk mengatur distribusi secara otomatis untuk merek pakaian seperti GAP. Sementara itu, Vicarious menarik investasi dari Mark Zuckerberg, Jeff Bezos, dan Elon Musk.

Tren 2: Penyebaran Praktis Internet of Things (IoT)

Amazon baru-baru ini meluncurkan Amazon Go, sistem yang menggunakan teknologi IoT. Kinerja teknologi ini memungkinkan konsumen berbelanja tanpa check out manual. Sementara itu, untuk pelayanan secara langsung menggunakan teknologi robot buatan yang dilengkapi dengan sensor.

Perbarui Informasi Kesehatan Anda Dimasa Pandemi

#BersamaLawanCOVID19

Tren 3: Meningkatnya permintaan akan kapasitas pemrosesan data

2020 dibutuhkan database dengan kapasitas pemrosesan data yang besar. Sementara itu, model AI atau teknologi kecerdasan buatan membutuhkan pemrosesan data yang lebih besar untuk pengembangan aplikasi baru. Ada kebutuhan yang semakin besar untuk menyimpan data tanpa mengirim data ke cloud terlebih dahulu.

Startup chip SambaNova (A.S.), Graphcore (A.K.), Cerebras (A.S.), Wave Computing (A.S.), dan Syntiant (A.S.) telah mengembangkan kapasitasnya untuk menjawab tingginya permintaan.

Tren 4: Komersialisasi penggunaan komputasi kuantum dalam skala massal

2020 akan memulai era komputasi kuantum. Dengan meningkatnya data, komputasi kuantum akan menjawab masalah terbesar dalam berbagai industri, seperti perawatan kesehatan dan energi. Pada tahun 2020, kemampuan untuk menangani data besar diperlukan di berbagai sektor. Yakni untuk masalah kesehatan, kontrol energi nuklir, dan analisis DNA. Perusahaan-perusahaan IBM, Google, Intel, Microsoft, dan Alibaba telah pindah ke komputasi kuantum.

Startups Rigetti (A.S.), Sistem D-Wave (Kanada), dan QC Ware (A.S.) mengganggu persaingan pada komputasi kuantum. Teknologi ini tumbuh karena lebih mudah penggunaanya melalui platform seperti Amazon Web Services pada pertengahan 2020.

Salahku hanya tak pernah tau mengapa rasamu bisa berubah gelap

Baper akan kamu temukan di tombol bawah ini

Quotes

Cukup cintai dia karena kekurangannya, bukan karena kelebihannya.

Tren 5: Evolusi Teknologi Antariksa

Manusia dijadwalkan akan mulai kembali ke ruang angkasa pada tahun 2020. Sebagian besar didominasi oleh sektor swasta. Sejak Perang Dingin berkecamuk, kemajuan teknologi mengalami perlambatan. Namun, perusahaan terkemuka didunia sekarang membuat gebrakan dibidang antariksa termasuk SpaceX dan Blue Origin.

SpaceX saat ini sedang mengembangkan Starship roket. Starship dapat mempersingkat perjalanan antarbenua menjadi 20-30 menit melalui ruang angkasa. Di Cina, perusahaan pemerintah dan swasta (contoh: LinkSpace) telah terlebih dahulu membuat kemajuan dalam hal transportasi antar benua.

Tren 6: Era baru internet

Penyebaran teknologi internet broadband 5G dan Starlink
saling berebut dalam mendominasi era baru internet. Persaingan perkembangan teknologi ini terasa antara AS dan Cina. Kedua negara superpower ini memasuki tahap sengit pada tahun 2020. Akan ada kompetisi baru tentang siapa yang dapat mendorong 5G lebih cepat mendominasi kebutuhan internet global. Topik hangat lainnya adalah bisnis Broadlink Starlink yang direncanakan oleh SpaceX.

Hingga 2020 ini, sedikitnya 2.500 satelit diluncurkan. Ini menandai era baru Internet broadband untuk beberapa pengguna di wilayah Amerika Utara. Sistem Internet broadband Starlink akan tumbuh dengan 12.000 satelitnya hingga tahun 2023, dari rencana 30.000 satelit. Sementara itu, SpaceX akan menyediakan Internet dengan kecepatan lebih tinggi pada tahun 2020 ini.

Editor : SS. Budi

[IT_EPOLL id="3035"][/IT_EPOLL]

Related posts

banner 72890

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *