Kapankah Terbesit Mengakhiri LDR? Serius Awak Nanyo

  • Whatsapp
Kapankah patah hati

Foto : Aditya Wardhana/Unsplash

BASINGBE.com – Menjaga hubungan jarak jauh untuk senantiasa bahagia memang tidaklah mudah. Jarak jauh memperkenalkan kita hambatan dan masalah kepercayaan antar pasangan. Namun, acap kali masalah kepercayaan sering muncul, mulai rasa tidak nyaman yang entah dari mana, dan saat itulah segala emosi dan pengertiam mulai hadir. Kapankah kamu merasakan itu?

Bacaan Lainnya

banner 728x90

Jika kamu berada diposisi itu, sudah saatnya kamu harus jujur ​​dan terbuka kepada pasangan apapun itu. Karena, Hidup ini singkat, dan kita tidak bisa terus jatuh cinta dan luka dalam cinta, karena waktu terus berubah.

Kapankah pernah tebesit harus menyerah pada hubungan jarak jauh?

Jika kamu merasa tidak ada pilihan lain yang tersisa, kamu harus akhiri  itu semua dengan baik dan positif. Ini tidak akan mudah, tetapi bersikap sopan dan jujur ​​tentang perasaan akan lebih baik, daripada bersikap dingin dan tidak memberi tahu orang lain.

Kapankah kamu harus selalu mengingat dan menilai emosi kamu?

Jangan melawan perasaanmu. Putus cinta adalah hal normal karena dalam hubungan pasti mengalami pasang surut. Selain itu, cerita cinta pasti melibatkan banyak emosi, rasa, dan biasanya saling bertentangan. Apakah itu rasa marah, dendam, kesedihan, kenyamanan, ketakutan, dan kebingungan. Penting untuk menilai emosi dan kegundahanmu. Walaupun emosi-emosi itu muncul acap kali sering menyakitkan, berusahalah kendalikan itu semua, jangan lama – lama dalam memperpanjang proses masa berduka kamu yah.

Kapankah kamu mulai terbuka tentang perasaan kamu?

Meskipun sulit untuk membicarakan soal perasaan kepada orang lain, namun itu sangat penting ketika kamu sedang bersedih. Ketika orang lain mengetahui perasaanmu maka kamu akan merasakan nyaman, tidak ada lagi kata gimana sama si doi? gak lucu kan padahal sudah putus.

Ingatlah bahwa putus adalah pilihan terakhir

Mengekspresikan perasaan kamu dengan cara yang baik, akan menghilangkan perasaan negatif. Bahkan kamu, mampu untuk berpikir lebih positif tentang impian masa depanmu. Terjebak dalam perasaan menyakitkan akan menumbuhkan rasa saling menyalahkan, marah, dan dendam. Akibatnya itu akan merampas energimu, padahal itu tak berguna dan menghambatmu untuk sembuh dari luka rasa dan bergerak maju.

Ingat kamu punya masa depan

Ketika kamu berkomitmen pada orang lain yang jauh lebih baik, apalagi berkomitmen untuk hidup bersama maka berbahagialah. Setelah kamu pernah mengalami putus cinta dimasa lalu. Jadikanlah pasanganmu yang sekarang untuk saling berbagi inspirasi. Karena kamu pernah berduka kehilangan masa depan yang pernah di idamkan. Namun kini, didorong oleh kenyataan munculah harapan dan impian baru, pada akhirnya akan menggantikan yang lama.

Ketahuilah perbedaan adalah hal yang wajar. Sedih, marah, galau adalah reaksi yang normal. Kesedihan dapat melumpuhkan semangat kita, tetapi itu hanya beberapa saat. Hari demi hari, dan sedikit demi sedikit, kamu akan bangkit,. Namun, ada yang membutuhkan waktu lama ada juga yang sebentar. Namun, jika kamu tidak positif thinking menatap masa depan, kamu akan jatuh pada depresi yang kejam.

Penulis : Slamet Setya Budi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *