Ada Saja Alasan Tak Masuk Akal Para Pelaku Pemerkosaan

  • Whatsapp
Alasan tak masuk akal pelaku pemerkosaan

BASINGBE.com – Berbicara tentang pemerkosaan, siapapun dapat menjadi korban serangan atau kekerasan seksual. Karena seorang predator seksual tak memandang apakah itu dari segi usia, jenis kelamin, orientasi seksual, juga status ekonomi. Tahun 2018 lalu, seorang bocah berusia 3 tahun di New Delhi, India diperkosa oleh oknum satpam gedung tempat dia tinggal. Bahkan dari berita tersebut korban tidak hanya balita bahkan nenek-nenek.

Berita lain terkait pemerkosaan misalnya yang terjadi di Lampung. Perempuan berusia 18 tahun yang memiliki kondisi keterbelakangan mental diperkosa oleh bapak dan kedua saudara kandungnya. Di tempat lain, Richard Huckle asal Inggris memperkosa sekitar 200 anak di Malaysia dan Kamboja.

Read More

Atau yang pernah menggegerkan publik dunia yaitu Predator seksual Reynhard Sinaga. Ia merupakan seorang mahasiswa asal Indonesia. Atas ulahnya, ia dijatuhi hukuman seumur hidup karena melakukan perkosaan dan serangan seksual terhadap 48 pria di Inggris. Lucunya alasan para predator seksual melancarkan aksinya karena beberapa alasan yang tak lazim. Lalu Apa Saja Alasan Para Predator Tersebut?

Ngaku Kerasukan Setan Saat Perkosa 9 Korbannya

Dilansir dari Sosok.grid.id, Majelis persidangan akhirnya menjatuhkan hukum kebiri kimia kepada MA (21) pria asal Dusun Mengelo, Mojokerto, Jawa Timur. Hukuman kebiri kimia ini dijatuhkan kepada MA atas aksi bejatnya terhadap sembilan anak di bawah umur.

Aksi bejat MA terhadap sembilan korbannya sempat terekam kamera CCTV di salah satu perumahan warga. Saat mengakui kesalahannya, MA mengaku telah melakukan perbuatan itu karena spontan dan tak direncanakan. Melansir Tribunnews, MA mengaku nekat melakukan aksi bejatnya itu lantaran kerasukan setan.

Korbannya Bisu, SK Tak Bisa Bedakan Setubuhi Istri atau Sang Anak

Polisi telah meringkus seorang warga asal Desa Karangdoro Kecamatan Tegalsari berinisial SK dalam kasus pemerkosaan terhadap anak tirunya sendiri. Saat dihadirkan dalam sebagai tersangka dalam rilis yang digelar di Polresta Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (2/3/2020), SK mengaku lupa berapa kali telah merudapaksa korban.

Dalihnya, aksi kekerasan seksual kepada anak difabel itu kebanyakan dilakukannya saat dini hari. Kepada polisi, SK beralasan tak bisa membedakan istri dan anaknya ketika pemerkosaan itu terjadi. Saat terbangun, dia mengaku baru sadar telah tidur bersama anaknya tersebut.

Sebulan Tak Pernah Ketemu Perempuan, Pemuda Nekat Memperkosa Nenek 51 Tahun

Entah apa yang merasuki seorang pemuda bernama, SM (26) yang tega memperkosa seorang nenek berumur setengah abad. Melansir dari Tribunnews, Pemuda asal Padang Ratu, Lampung Tengah ini nekat memperkosa nenek 51 tahun dengan alasan yang tidak masuk akal.

Mahmiludin beralasan, tega memperkosa nenek tersebut lantaran tidak bertemu perempuan selama satu bulan.

Perkosa Nenek Kandung Usia 75 Tahun Alasan Nafsu Lihat Paha Dan Bokong

Entah apa yang mempengaruhi pikiran RP (27) Bapak dua anak ini nekad memperkosa Nenek Kandungnya AH (75).

Akibat Kelakuannya ini Warga Desa Sei Rejo Kecamatan Sei Rampah Serdang Bedagai harus mendekam dibalik jeruji, Kamis (23/4/2020) sekira pukul 22:00 WIb dilansir dari Mitratoday.id.

Disela Sela pemeriksaan Kepada Petugas tersangka RP mengaku nekad melakukan asusila pada AH (75) yang masih nenek kandungnya lantaran Khilaf waktu lihat paha dan bokong neneknya waktu tidur karena sudah sebulan tidak berhubungan badan istri yang melarikan diri.

Cegah Santet Jadi Alasan Ayah Perkosa Anak Kandung

Dilansir dari Kompas.com, Seorang pria berinisial JN (39) tega melakukan pemerkosaan terhadap anak kandungnya, NK (16). Saat melakukan perbuatannya, JN yang merupakan merupakan warga kampung Onyam, Sukabakti, Curug, Kabupaten Tangerang, berpura-pura bisa menangkal ilmu sihir yang sedang menimpa korban.

Membuktikan Pendeta Punya Syahwat

Tak tanggung-tanggung di waktu yang berdekatan, 3 orang pelaku menggiilir pria dengan cara yang sadis. Adalah Sandra Ncube (21), Riamuhetsi Mlauzi (23), dan Mongywe Mpofu (25) dilaporkan telah memperkosa seorang pendeta gereja di daerah Cowdray Park.

Ketika ditanya alasannya, sunguh mengejutkan. Ternyata 3 wanita itu hanya ingin membuktikan sesuatu, bahwa pendeta juga manusia yang punya nafsu syahwat dan bisa terangsang.

Satu pelaku, Riamuhetsi menyampaikan alasan kenapa memperkosa pendeta. Ia mengaku bahwa Sang pendeta selalu berdalih bahwa dirinya adalah orang yang beriman, saleh, dan tidak tunduk pada nafsu. Jadi tak akan tergoda dengannya.

“Saya ingin membuktikan bahwa pendeta juga memiliki perasaan dan nafsu seperti orang lain,” dilansir dari HAI-online.com

Kesal karena anak tak perawan lagi

Dilansir dari merdeka.com (14/05/16) HJ (43), warga Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, tega melakukan pemerkosaan terhadap anak kandungnya sendiri berinisial C (14). HJ melakukan perbuatannya karena tergoda kemolekan tubuh anaknya. Selain itu, dia mengaku kesal saat mengetahui anaknya sudah tidak perawan lagi.

Pria yang bekerja sebagai buruh serabutan ini sudah mencabuli C selama empat tahun. Aksi pencabulan itu sengaja dirahasiakan karena selama ini korban diancam.

[IT_EPOLL id="3035"][/IT_EPOLL]

Related posts

banner 72890

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *