Bupati Tebo Sukandar : Saya Minta Pelaku Perusakan Alkes RSUD STS Tebo Bertanggung Jawab dan Mengikuti Proses Hukum

  • Whatsapp

BASINGBE.com – Bupati Tebo, Sukandar mengaku telah mendapat laporan dari Direktur RSUD STS Tebo terkait insiden yang terjadi di ruang ICU RSUD beberapa waktu yang lalu. Dia minta kasus tersebut agar ditindaklanjuti karena yang dirusak adalah aset milik pemerintah daerah. 

“Saya minta pelakunya untuk bertanggungjawab,” kata Sukandar dikonfirmasi sejumlah wartawan di kantor Bupati Tebo, Senin (07/09/2020).

Bacaan Lainnya

banner 728x90

Sukandar ingin kasus pengrusakan Alkes tersebut tetap diproses biar tahu siapa yang benar dan siapa yang salah,” Saya tidak mau hanya dengar dari pihak rumah sakit saja, saya juga tidak mau hanya dengar dari pihak ppengrusak saja. agar semuanya clear,” kata Sukandar. 

Awak media mempertanyakan terkait nantinya bakal ada perdamaian atau kasus ini tetap dilanjutkan, Sukandar tetap ingin terlebih dahulu melihat proses hukum (hasil BAP).

Ditanya seandainya pihak pengrusak menganti rugi aset yang dirusak di ruang ICU RSUD STS Tebo, Sukandar menjawab,” sebenarnya secara pribadi saya sangat menyayangkan tindakan pengrusakan tersebut. Karena yang dirusak adalah aset pemerintah daerah, tapi jika ada itikad baik dari yang melakukan itu,  katakanlah ingin mengganti, mangkin itu akan jadi pertimbangan kita untuk berdamai,” ucapnya. 

“Tapi hari ini saya ingin semuanya mengikuti proses karena saya ingin mendengar dari rumah sakit maupun dari pihak yang merusak alat kesehatan itu,” tutupnya. 

Sebelumnya, Ramai pemberitaan beberapa media online mengenai dugaan pengrusakan Alat Kesehatan oleh oknum keluarga pasien mendapat rekasi beragam. Pengrusakan alat – alat ICU yang diduga didasari karena tidak puas dengan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Taha Syaifuddin Tebo.

Saat dikonfirmasi oleh redaksi Basingbe.com, dr. Octavienni, SpAN., M.Ked direktur RSUD STS TEBO mengatakan bahwa Press releasi resmi dari pihak RSUD STS Tebo akan dilakukan hari ini, Rabu (02/09/2020).

“Press rilis resmi dari pihak RSUD STS Tebo akan dilakukan besok (2/09/2020). Sebelumnya kita jadwalkan pukul 10.00 WIB tapi kita undur menjadi siang ya mas, karena saya ada jadwal operasi besar pasien” tutur dr. Octavienni

Kejadian pengrusakan alat kesehatan di Ruang ICU terjadi pada hari Selasa tanggal 01 September 2020, sekira jam 07.30 Wib. Diduga pengerusakan alat kesehatan yang bernilai ratusan juta tersebut didasari karena tidak puas dengan pelayanan RSUD STS Tebo.

Salah satu pegawai dari RSUD STS TEBO yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan Kerugian diprediksi mencapai lebih dari Rp. 300juta.

“Alat ICU RSUD STS Tebo yang dirusak harganya lebih dari 300jt lebih mas. Nanti kalau ada yang dirawat dan perlu ada yang menggunakan alat itu jadinya susah karena harganya mahal” tutur salah satu Pegawai diruang ICU RSUD STS TEBO.

Penulis : EP

banner 728x90

Pos terkait

banner 72890

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *