Kepolisian Akan Tindak Tegas Pelaku Perusakan Alkes RSUD Tebo

  • Whatsapp

BASINGBE.com – Perkembangan kasus perusakan alat kesehatan (Alkes) di ruang ICU RSUD Tebo terus bergulir dan mendapatkan respon beragam di masyarakat. Kapolres Tebo AKBP Trisaksono Puspo Aji mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait peristiwa perusakan alkes ICU RSUD STS Tebo.

Bacaan Lainnya

banner 728x90

“Untuk peristiwa perusakan kita telah tangani, sudah 11 saksi yang kita periksa,” kata Kapolres dikonfirmasi sejumlah wartawan di Mako Polsek Tebo Tengah, Senin Pagi (14/09/2020).

Kapolres Tebo mengatakan bahwa yang dirusak oleh oknum pelaku di ruang ICU RSUD Tebo adalah aset pemerintah daerah yang saat ini sangat dibutuhkan untuk penanganan pasien Covid-19.

“Saya harapkan kepada pelaku untuk segera menyerahkan diri atau nanti kita lakukan tindakan tegas terhadap yang bersangkutan,” kata Kapolres. 

Kapolres menegaskan, pihaknya bersama jajaran akan memproses kasus ini sampai ke pengadilan.

“Besok (Selasa) akan kita panggil pelaku, jika tidak datang nanti kita tangkap,” Pungkas Kapolres Tebo AKBP Trisaksono Puspo Aji 

Kronologi kejadian pada hari Selasa tanggal 01 September 2020 sekira pukul 07.30 Wib di RSUD Sultan Thaha Saifuddin diduga telah terjadi tindak pidana pengrusakan. Saat itu, oknum perawat ICU RSUD Sultan Thaha Saifuddin Kabupaten Tebo berinisial AP memberitahukan kepada keluarga pasien bahwa pasien Anak berinisial A dinyatakan meninggal dunia.

Namun, pihak keluarga pasien berinisial DE tidak terima dengan berita tersebut sehingga DE, Dkk mengamuk dan melakukan pengrusakan alat Kesehatan. Alkes yang dirusak yakni 1 (Satu) Unit DJ SHOK Merk DEFIMAX, 1 (satu) Unit BED SIDE Monitor Sciller, 1 (satu) Buah meja Pasien Merk Poly Medical serta obat-obatan yang ada di ruangan ICU.

Setelah terjadinya pengrusakan, kemudian oknum pelaku melakukan pengrusakan Pintu, memecahkan Kaca. Kemudian, pelaku langsung membawa pasien anak yang meninggal dunia ke tempat parkir dan meninggalkan RSUD Sultan Thaha Saifudin. Setelah kejadian tersebut pihak Rumah Sakit melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Penulis : EP
Editor : Slamet Setya Budi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *