Tolong Jika Aku Dimakamkan, Bawa Emon (Pemberian Sang Mantan)

  • Whatsapp

BASINGBE.COM – Geger setelah ditemukan seorang siswi SMA tewas dan tergantung pada pohon Jambu di Kabupaten Toraja, Sulawesi Selatan (Sulsel). Disamping itu ia juga meninggalkan pesan untuk kekasih dan orang tuanya serta wasiat untuk dimakamkan bersama sebuah boneka Doraemon pemberian sang kekasih.

Siswi tersebut ditemukan tewas tergantung pada sebuah pohon jambu dengan menggunakan dasi sekolah miliknya pada pukul 06.00 WITA. Almarhumah diketahui berusia 17 tahun.

Bacaan Lainnya

banner 728x90

“Iya benar ada korban bunuh diri siswi SMA, Korban melakukan gantung diri dengan menggunakan dasi SMA yang dililitkan pada leher kemudian diikat di atas Pohon Jambu,” terang Kabag Humas Polres Tana Toraja Aiptu Erwin sebagaimana dilansir dari detikcom, Rabu (4/11/2020)..

Setelah dilakukan evakuasi, Jenazah korban lalu dilarikan ke RS Lakipadada Makale Toraja untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan. Hasilnya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Korban mengalami luka lebam bekas jeratan tali pada leher korban, terdapat cairan yang keluar dari kelamin korban,” ungkapnya.

Pesan Untuk Sang Kekasih : Ini Janjiku Dulu Mencintaimu Sampai Mati

“Buat Alpin. Terima kasih atas semuanya yang telah kamu berikan terhadap aku… ini janjiku dulu. kalau aku mencintaimu sampai aku mati. Dan hubungan ini saya samakan dengan hidup saya. Jika hubungan ini berakhir, maka hidupku pun juga berakhir. Demi Tuhan, aku berjanji aku tidak akan mengganggu kami lagi, ini akhir pertemuan kita… Berjanjilah jangan tangisi kepergianku. Aku mencintaimu. I love you. Tolong, jika aku dikubur, tolong bawa Emon,” pesan siswi itu kepada sang kekasih bernama Alpin yang ditulis pada secarik kertas.

Pesan Untuk Orangtuanya : Maaf belum bisa membahagiakan kedua orang tuanya.

“Surat buat mama dan papaku. Saya minta maaf jika saya belum bisa membahagiakan kalian kedua. maafkan saya yang telah membuat kalian kalian kecewa… Sungguh semakin hari aku semakin muak menghadapi semua masalah dengan hidupku.. ibu… bapak…maafkan aku yang telah memilih jalan yang salah…. Terimakasih sudah menjadi orang tua yang baik dalam hidup Aku. Aku sayang sama kalian semua…. Doakan aku semoga aku bisa berjumpa mama papa dan saudaraku kelak nanti. I Love You.” tulisnya.

Tulisan dalam artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi siapapun dalam menghadapi persoalan hidup. Apabila ada yang mengalami hal serupa dalam percintaan agar menghubungi ahli psikologi atau bercerita dengan orang yang dipercaya.

Penulis : Slamet Setya Budi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *