Pertemuan Di Pendopo Kota Solo, Hari Ayah Nasional Dideklarasikan

  • Whatsapp

BASINGBE.COM – Hari Ayah sebenarnya dirayakan pada waktu yang berbeda-beda pada setiap negara. Di Amerika Serikat (AS), misalnya, budaya merayakan Hari Ayah sudah dimiliki sejak Juni 1910 di negara bagian Washington.

Berbeda pula peringatan di negara Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Turki, Pakistan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Filipina dan kota Hong Kong, ini dirayakan pada hari Minggu di pekan ke tiga bulan Juni.

Bacaan Lainnya

banner 728x90

Sementara itu, beberapa negara Eropa dan Amerika Latin, para ayah diberi penghargaan setiap 19 Maret (St Joseph’s Day).

Di Indonesia sendiri, Hari Ayah Nasional jatuh pada tanggal 12 November 2020. Ayah merupakan sosok kepala keluarga sekaligus panutan untuk anak-anaknya.

Pengaruh ayah dalam keluarga pun sangat besar. Posisinya sejajar dengan ibu, tetapi ayah berperan sebagai kepala keluarga yang memberi nafkah sekaligus sebagai pelindung untuk keluarga.

Meski belum sepopuler Hari Ibu dan juga belum ditetapkan secara resmi oleh pemerintah dalam peraturan perundang-undangan. Namun, setiap tahun Hari Ayah selalu diperingati.

Hari Ayah punya sejarah tersendiri sehingga terus diperingati hingga kini. Berawal dari sayembara menulis surat untuk ibu, hingga akhirnya berujung pada pertanyaan tentang apresiasi untuk ayah.

Mengutip Sahabat Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Hari Ayah di Indonesia pertama kali dinyatakan pada tahun 2006 di Balai kota Solo.

Saat itu, ibu-ibu yang tergabung dalam Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) menggelar deklarasi Hari Ayah pada 12 November 2006 di Pendopo Gede Balaikota Solo, Jawa Tengah.

Deklarasi yang sama juga digelar bersamaan oleh beberapa anggota PPIP lainnya di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Dalam deklarasi sekaligus peluncuran buku “Kenangan untuk Ayah” berisi 100 surat anak Nusantara yang diseleksi dari Sayembara Menulis Surat untuk Ayah.

Setelah deklarasi, mereka mengirimkan buku dan piagam deklarasi Hari Ayah kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta bupati dari 4 daerah yaitu Sabang, Merauke, Sangir Talaud dan Pulau Rote.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *