Kapasitas Ruang Isolasi COVID19 RSUD STS Tebo Hampir Penuh

  • Whatsapp

BASINGBE.com – Kapasitas ruangan isolasi COVID-19 Rumah Sakit Sultan Thaha Syaifuddin (RSUD STS) Tebo hampir penuh. Sebagai rumah sakit rujukan, RSUD STS TEBO telah dilengkapi ruang isolasi khusus untuk merawat pasien yang terjangkit Covid-19 atau virus Corona. Kapasitas Ruangan isolasi covid19 yang mampu ditempati oleh 7 pasien kini hanya tersisi 1 ruangan Isolasi.

“Kapasitas ruangan ada 7 Ruang Isolasi dan sekarang sudah terisi 6 ruangan pak” tutur Direktur RSUD STS TEBO dr. Octavienni, M. Ked., S. pAN

Read More

Sementara itu, kasus Covid-19 di Kabupaten Tebo belum menunjukkan adanya penurunan. Data terbaru dilansir dari Tim Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Jambi (20/11) total pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Jambi bertambah 45 Kasus menjadi sebanyak 1.576 orang. Kemudian, pasien yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 41 orang menjadi 1.127. Disamping itu, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tebo telah mencapai 42 Kasus, 24 Sembuh dan 5 meninggal dunia.

Tentunya untuk mengantisipasi apabila terjadinya lonjakan, RSUD STS Tebo membuat rencana jangka panjang.

“Kita sudah menambah ruangan isolasi tetapi sedang di renovasi. Jadi, untuk sementara ruangan vip kita tutup dulu untuk dijadikan ruangan isolasi COVID-19” imbuh Direktur RSUD STS Tebo

Secara terpisah, guna mencegah penyebaran COVID-19 kita perlu melakukan Physical Distancing. Physical distancing adalah upaya yang dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona di masyarakat. Secara sederhana Physical Distancing adalah menjaga jarak lebih dari 1 meter dengan siapapun.

Dengan kata lain: Tidak Berdekatan dan Tidak Berkumpul. Dengan menerapkan Physial Distancing penyebaran virus dapat dicegah. Ingat, virus tidak bergerak sendiri tapi oranglah yang membawanya ke mana-mana.

Bagaimana cara melakukan Physical Distancing?

Kita harus tetap berada di rumah sesuai panduan pemerintah.

Bekerja, belajar dan beribadah di rumah.
Keluar hanya untuk belanja hal yang penting atau pengobatan Itu pun seminimal mungkin. Gunakan masker kain saat di luar rumah.

Dilarang berdekatan. Selalu menjaga jarak lebih dari 1 meter dengan orang lain.

Sebisa mungkin hindari penggunaan kendaraan umum.

Tunda atau batalkan acara keluarga atau teman, saling mengunjungi atau silaturahmi tatap muka ganti dengan komunikasi via telephon, internet, media sosial atau aplikasi komunikasi.

Tunda atau batalkan kegiatan pertemuan, konser musik, pertandingan olahraga, kegiatan keagamaan atau kegiatan lain yang mengundang orang banyak.

Gunakan telepon atau layanan online untuk menghubungi dokter atau fasilitas lainnnya.

Kalau kamu mengalami demam, merasa lelah dan batuk kering, lakukan isolasi diri.

Siapa yang harus melakukan Physical Distancing?

Semua orang harus melakukannya untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona.

Kamu harus lebih ketat melakukannya jika untuk melindungi orang yang berisiko, yaitu Orang berusia 60 tahun ke atas, Mereka yang memiliki masalah kesehatan seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, kanker, asma atau paru dan Ibu hamil.

Penulis : Slamet Setya Budi

Siapakah Cagub dan Cawagub Jambi 2020 Pilihan Kamu? Live

  • Drs. H. Cek Endra - Hj. Ratu Munawaroh
    23% 45 / 189
  • Dr. Drs. H. Fachrori Umar, M. Hum - Drs. H. Syafril Nursal, S.H., M.H
    47% 89 / 189
  • Drs. H. Alharis, S.Sos., M.H - Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I
    29% 55 / 189
  • Whatsapp
banner 72890