Petaka Petasan Menjelang Lebaran di 3 Daerah, 6 Orang Meninggal Dunia

  • Whatsapp
firecracker, fireworks, explode

BASINGBE.com – Petaka akibat petasan menyebabkan 6 orang meninggal dunia di malam takbiran Rabu (12/5) akibat ledakan petasan. Insiden maut ini terjadi di Kediri, Kudus, hingga Kebumen.

Berikut tiga peristiwa petasan maut yang memakan korban jiwa di malam takbiran atau lebaran, Rabu (12/5/2021) dilansir dari berbagai sumber terpercaya.

Bacaan Lainnya

banner 728x90

1. Petasan Maut di Kebumen

Kronologi petasan meledak di Ngabean, Mirit, Kebumen, Jateng, dimulai dari Rabu (12/5) sekira pukul 16.00 WIB ketika meracik petasan untuk malam Lebaran.

Akibat ledakan petasan, empat orang tewas dan empat orang lainnya luka-luka. Satu buah rumah beserta isinya hancur. Peristiwa itu bermula saat tujuh korban tengah meracik petasan di rumah salah seorang korban bernama Untung.

Ledakan petasan menewaskan dua orang seketika yakni Untung dan Rizky. Sementara dua orang lagi yang meninggal yaitu Rio dan Sugiyanto meninggal setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

Baca Juga : Setelah Dijemput Polisi, Oknum Waria Berjanji Tak Akan Mengulanginya Lagi

2. Petaka Petasan Juga Terjadi di Kudus

Nasib nahas akibat ledakan petasan juga dialami oleh seorang pemuda di daerah Kudus, Jawa Tengah. Pemuda itu tewas karena ledakan petasan. Sementara itu, tiga orang lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di jalan Desa Karangrowo Kecamatan Undaan. Awalnya ada sekelompok pemuda berjumlah tiga orang sedang bermain petasan. Namun karena kerasnya ledakan, sekelompok pemuda itu terpental.

Korban yang meninggal dunia mengalami luka parah. Sedangkan tiga korban lainnya mengalami luka robek di kaki dan sedang menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca Juga : Masa Lalu Kelam, Seorang Petani di Prabumulih Sodomi Bocah Sejak 1992

3. Petasan Maut Juga Terjadi di Kediri

Ledakan petasan di Kediri menewaskan seorang warga bernama Muhammad Nadhif (37). Korban merupakan warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Wates. Diketahui, korban tewas saat merakit petasan di rumah tuanya di Dusun Sumberejo Desa Tanjung Kecamatan Pagu.

Saking kerasnya ledakan petasan, tubuh pria tersebut terbelah menjadi dua bagian.nRumah orangtua korban rusak berat dengan kaca-kacanya pecah. Keluarganya masih shock dengan peristiwa mengenaskan saat malam takbiran, Rabu (12/5/2021) tersebut.

Baca Juga : Penyebab 67 Negara Miskin Bakal Kekurangan Vaksin COVID19

Petasan meledak diperkirakan terjadi saat korban memadatkan bubuk petasan. Namun hal ini masih didalami lebih lanjut oleh polisi. Warga di sekitar lokasi mengaku suara ledakan petasan itu sangat keras.

banner 728x90

Pos terkait

banner 72890

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *