Baru Sehari Menikah, Pasangan Pengantin dan Anak Balita Meninggal Dunia Dalam Lakalantas di Sarolangun

  • Whatsapp

BASINGBE.com – Postingan foto menikah salah satu akun Facebook yang berinisial Panji Eko Prasetyo yang diunggah, Minggu (16/05/2021) pagi dibanjiri ucapan bahagia. Namun, tak berselang lama sekira pukul 13.00 WIB komentar duka bahwa pasangan pengantin tersebut mengalami kecelakaan. Kecelakaan Lalu Lintas yang terjadi pada hari Minggu (16/05) sekira pukul 08.30 WIB di Jalan Lintas Sumatera Dusun Kayu Rimbun, Desa Bukit Tigo, Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun merenggut korban jiwa.

Melalui postingan akun Facebook Yelni Decoration menerangkan bahwa pasangan yang terlibat kecelakaan baru menikah pada, Sabtu (15/05/2021) sore.

Bacaan Lainnya

banner 728x90

“Gak percaya ya Allah, semoga Husnul hotimah untuk suami dan anaknya, untuk lia semoga baik baik saja pengantinku kemarin… Baru kemarin kita ketemu” tulis postingan akun Facebook tersebut

Baca Juga : Mendoakan Nama Seseorang Berjodoh Dengan Kita, Ternyata Takdir Hanya Teman

Dilansir dari Radarjambi.co.id, sebelum mengetahui kronologi terjadinya kecelakaan, Kasubag Humas Polres Sarolangun, AKP Ardiansyah menuturkan jika sebelum dan setelah terjadinya kecelakaan lalu lintas pihaknya menghimpun keterangan saksi-saksi.

Mengenai kronologis kejadian yakni, mobil Suzuki APV warna hitam Nopol B 1731 TIP datang dari arah Singkut menuju Sarolangun. Mobil tersebut dikendarai oleh Madon (19) yang beralamat Desa Simpang Rawas, RT 15/00,1 Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muaratara, Provinsi Sumatera Selatan

Kemudian, dari arah yang berlawanan datang dua unit sepeda motor dengan merk Honda Kirana tanpa Nopol yang dikemudikan oleh Kholik (49) beralamat Desa Batu Putih Kecamatan Pelawan, Kabupetan Sarolangun. Dan, sepeda motor Honda Beat Strit warna hitam yang dikemudikan oleh Panji (29) beralamat Dusun Kayu Rimbun, Desa Pelawan Jaya, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun. Disamping itu, motor Beat tersebut juga ditumpangi oleh Andri (20), pekerjaan IRT beralamat Dusun Limau Kapas, Desa Pelawan Jaya, Kecamatan Pelawan, Kabupaten Sarolangun dan Alharis (2) yang masih balita.

Saat melintasi tempat kejadian perkara, Mobil Suzuki APV Nopol B 1731 TIP tersebut hendak menyalip sepeda motor yang tiba tiba berhenti di sebelah kiri, lantas mobil tersebut mengambil jalur sedikit ketengah guna menghindari motor yang tiba – tiba berhenti.

Baca Juga : Barangkali, Pada Takdir Yang Tak Disukai Ada Kebaikan Yang Tidak Kita Ketahui. Bersabarlah

Kemudian dari arah berlawanan datang 2 unit sepeda motor , sehingga sopir mobil APV B 1731 TIP tersebut terkejut, lantas membanting stir ke kanan, akhirnya secara bersamaan menabrak kedua sepeda motor tersebut. Sehingga, mengakibatkan ke 2 sepeda motor tersebut terjatuh.

“Pasca kejadian pengendara dan penumpang sepeda motor tersebut langsung di bawa warga ke Puskesmas Singkut untuk menjalani perawatan intensif dan Sopir Mobil APV B 1731 TIP tersebut telah di amankan di unit laka Polres Sarolangun untuk menjalani proses hukum,” tandasnya. 

Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut, pengendara sepeda motor merk Honda Beat Strit warna Hitam tanpa Nopol bernama Panji meninggal dunia. Sementara itu, pengendara sepeda motor merk Honda Kirana warna Hitam bernama Kholik mengalami Luka Berat dan penumpang sepeda motor merk Honda Beat Strit warna Hitam bernama Andri juga mengalami luka berat.

Baca Juga : Yang Terindah Tak Seharusnya Membuat Hatimu Memar

Sementara itu, rekan korban Slamet kepada basingbe.com mengatakan bahwa, Panji adalah teman dekatnya saat bersekolah di SMPN 13 Tebo dan pernah menetap di Jl. Plongkowati Desa Purwoharjo Kecamatan Rimbo Bujang.

“Barusan tadi pagi saya mengucapkan untuk hari bahagianya, Panji merupakan teman dimasa SMP, namun tak selang beberapa lama ada komentar duka, dan saya terkejut. Semoga Husnul hotimah, amal ibadahnya diterima disisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Alfatihah” imbuh Slamet

Baca Juga : Seorang Pria di Batanghari Meninggal Dunia Tergantung di Pohon Cempedak

Sempat Dirawat Sang Istri dan Anak Balita Meninggal Dunia

Setelah sempat dievakuasi ke Fasilitas kesehatan terdekat, tak selang beberapa lama sang istri dan balita berusia 2 tahun juga meninggal dunia.

Melalui aplikasi pesan singkat WhatsApp kepada Basingbe.com, salah satu warga Kecamatan Singkut yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan yang meninggal satu keluarga.

Baca Juga : Catut Nama Untuk Kelabui Pedagang Di Rimbo Bujang, Pelaku Terekam CCTV

“Istri dan balitanya juga meninggal dunia, jadi ini satu keluarga” pungkasnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *