Aktivis Datangi Inspektorat Jambi Soal Dinas Pendidikan

  • Whatsapp

BASINGBE.com – Diduga terkait adanya permasalahan pada instansi Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Aktivis Provinsi Jambi meminta Inspektorat Provinsi jambi turun tangan. Saat di konfirmasi, Dian saputra notabene salah satu Aktivis Provinsi Jambi mengatakan kedatangan para aktivis di Inspektorat guna mengutarakan bahwa ada permasalahan di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Kamis (17/06/2021).

“Dimana kedatangan kami di Inspektorat hari ini merupakan bentuk kehawatiran kami terhadap permasalahan yang berdampak langsung bagi peserta didik dan penyelengara pendidikan di Provinsi Jambi”, Tutur Dian

Bacaan Lainnya

banner 728x90

Lebih lanjut, salah satu hal utama dalam kedatangannya para Aktifis yakni terkait dugaan pemotongan Gaji Honorer yang terkesan sangat menciderai Hak Asasi para honorer dalam wilayah kerja Dinas Pendidikan Provinsi Jambi tersebut,

Begitu juga terkait Dugaan Pemonopolian proyek yang dilakukan oknum pejabat berinisial DW Yang sempat heboh di media sosial dalam minggu – minggu ini tegas Dian Saputra

Disamping itu, Zainal Gondrong dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa kejadian pembangunan Gapura SMA Titian Teras merupakan petunjuk awal bagi inspektorat selaku auditor internal pemerintah untuk mengusut atas dugaan pemonopolian Proyek oleh oknum Pejabat Dinas Pendidikan Provinsi tersebut.

“Karena kejanggalannya sangat jelas dimana kegiatan Pembangunan Gapura SMA Titian Teras Tahun anggaran 2020 Tersebut sebenarnya adalah POS. Namun Pada Kenyataannya yang di bangun adalah gapura” Terang Zainal

Kemudian pembangunan dengan pagu Rp. 90 Jutaan tersebut diduga dikerjakan sebelum kontrak berlansung.

“Hal janggal ini sangat berpotensi akan adanya praktek Kolusi Korupsi Nepotisme ( KKN) Yang Terstruktur , Sistematis, serta masif dan berjamaah oleh oknum Dinas Pendidikan Provinsi Jambi tersebut” Imbuhnya

Lebih lanjut, Zainal Gondrong mengungkapkan atas dasar tersebut kami yang tetap berpegang teguh pada azas praduga tidak bersalah meminta kepada Inspektorat Provinsi Jambi untuk mengaudit administrasi dan pelaksanaan fisik kegiatan tersebut. Serta kegiatan tersebut hendaknya jadi sample untuk inspektorat untuk mengaudit seluruh kegiatan / proyek yang ada di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, begitu juga dengan dugaan pemotongan gaji honorer yang sangat tidak manusiawi tersebut,

Sementara itu, Ibu Desi selaku IRBAN III yang menerima para aktivis tersebut mengatakan bahwa segala permasalahan ini untuk sementara akan kita tampung.

“Di karenakan inspektur nya pak sanusi sedang dinas luar jadi permasalahan ini kita tampung. Selanjutnya, hal ini akan kita serahkan kepada bapak inspektur nanti untuk dapat di tela’ah dan kita tindak lanjuti sesuai Tupoksi kita” Pungkas Ibu Desi (Citizen Jurnalism)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *